Kandang Serigala Untuk Semua

 

Foto: @sirizka 1/25 sec f/3.5 ISO 3200
 
Saya perkirakan, luas seluruh rumah itu hanya berukuran 21 meter persegi. Terbagi dalam 5 ruang: teras; ruang utama, dua kamar dan satu kamar mandi. Tapi jangan harap bertemu dengan tempat tidur, seperangkat tempat duduk ataupun meja tamu, layaknya rumah tinggal. 

“Workshop-nya di depan menara BTS ya bro,” begitu pesan Endro Suryono, si empunya tempat, yang mengirimkan via WhatsApp ke handphone saya, Sabtu (10/9). 

Yap…Endro, menyebut rumah itu sebagai bengkel kerja. Sejak 2014 lalu, lulusan Institut Kesenian Jakarta itu memang mulai banting stir untuk kemudian menjadi pengusaha bidang penyablonan. Sebelumnya, ayah satu anak ini bekerja sebagai fotografer di salahsatu tabloid khusus mengulas roda dua.

Seperti pada umumnya kebanyakan pegawai yang kemudian memutuskan untuk berkarya sebagai pengusaha, Endro menceritakan panjang lebar perihal jatuh bangun mengelola bisnis itu. “Sekarang gua tukang sablon, Bang,” ujarnya sembari terkekeh.

Ihwal ia membangun bisnisnya, tak hendak saya ulas mendalam di sini. Tapi ada satu hal yang menarik saya untuk kemudian berkunjung ke bengkel kerjanya itu: ia bersama teman-temannya bersedia membagi ilmu kepada siapa saja. Lama sudah saya mendengar, Endro bersama tujuh rekannya lain, membuka kelas untuk anak-anak dan preman sekitar lokasi bengkel kerjanya itu. 

“Gua cuma mau berbagi aja Bang, biar mereka tahu, kaos yang mereka pakai itu prosesnya seperti ini. Syukur-syukur merek bisa bikin sendiri dan bisa jadi penghasilan buat mereka,” harap Endro.

 

foto: wolf eat wolf
 
Sore itu, beruntunglah saya menyaksikan sekitar sepuluh anak sedang bercengkrama di “kandang Serigala” -begitu tulisan pada teras bengkel kerjanya. Ada yang asyik menggambar sketsa, ada juga yang mewarnai dengan pensil warna. Selepas menggambar, dari sejumlah sketsa yang jadi, lalu dipilih yang terbaik, untuk kemudian di sablon di kaos yang sudah disiapkan.

“Buat semua kegiatan ini, berapa modal yang keluar Ndro?” tanya saya penasaran.

“Semua sudah ada yang modalin. Gw tinggal kerjain aja,” katanya.

“Siapa?”

“Yang modalin yang di atas bro (Allah SWT). Gua yakin, berbagi seperti ini gak ngurangin rejeki. Malah biasanya bisa balik berlipat-lipat,” ungkapnya. 

 

foto: wolf eat wolf
 
Soal berlipatnya rejeki, ia menceritakan sejak sering melakukan aktifitas semacam ini, tak lama kemudian order sablon semakin berkembang. Dengan label ‘Wolf Eat Wolf’ Endro bersama Panji, Robby, Delon dan Adee, mencetak sejumlah desain untuk kemudian dipasarkan melalui akun @w_eat_w ke seluruh dunia. Ia mengaku, sejumlah pesanan dari mancanegara sudah diterimanya. Selain itu, Wolf Eat Wolf kini juga sedang menangani sejumlah label nasional untuk merchandise berbasiskan sablon. Mulai kaos bergambar musisi tersohor, hingga topi dan totte bag.  

“Oktober nanti ada dari Kanada yang mau ke workshop.”

Konsep bisnis berbagi yang dianut Endro dan ‘koloni’-nya itu disebarkan ke siapa saja yang tertarik. Melalui akun instagramnya itu, ia juga menerima orang yang ingin belajar perihal dunia sablon hingga pemasaran. Semua diajarkan oleh Endro dan kawan-kawannya dengan sukarela. 

Sayangnya, tak semua permintaan bisa dipenuhi. Pasalnya, ruang kerja yang sempit menjadi kendala sebagai tempat untuk belajar. Endro mengaku ada beberapa permintaan yang belum disanggupi untuk memberikan sharing mengenai dunia persablonan. 

“Ruangan sempit, jadi kalau memungkinkan kita aja yang ke sana. Tapi waktunya yang mesti pas, karena kan kita juga dikejar target buat kaos pesanan,” kata Endro lagi. Tak berlebihan kiranya bila sejak 2014 mendirikan Wolf Eat Wolf, Endro berharap bisa mendapatkan ruang yang lebih lapang. 

Agar hati para anggota koloni yang lapang itu bisa terus terjaga untuk berbagi dengan didukung fasilitas fisik yang juga lapang. Semoga Kandang Serigala bisa bermanfaat untuk semua….

(Ampera 2016)

Advertisements

2 thoughts on “Kandang Serigala Untuk Semua

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s